{"id":4742,"date":"2020-03-09T21:11:13","date_gmt":"2020-03-09T14:11:13","guid":{"rendered":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/?p=4742"},"modified":"2020-03-09T21:11:13","modified_gmt":"2020-03-09T14:11:13","slug":"definisi-latte-factor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/","title":{"rendered":"Definisi Latte Factor, Contoh dan Cara Mengatasinya"},"content":{"rendered":"<p>Istilah latte factor memang jarang terdengar di telinga orang awam. Padahal kalau menilik lebih dalam, peristiwa latte factor ini sering kali terjadi dan banyak ditemui, terutama pada generasi milenial.<\/p>\n<p>Lantas, apa sih sebenarnya latte factor itu sendiri? Pada artikel berikut ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai definisi, contoh hingga cara mengatasi latte factor itu sendiri. Penasaran, kan? Simak lengkap artikelnya, ya.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69ff9329a57e5\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69ff9329a57e5\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/#Definisi_latte_factor\" >Definisi latte factor<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/#Contoh_kebiasaan_yang_termasuk_kategori_latte_factor\" >Contoh kebiasaan yang termasuk kategori latte factor<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/#Dampak_latte_factor_bagi_kondisi_keuangan\" >Dampak latte factor bagi kondisi keuangan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/#Lantas_bagaimana_cara_mengatasi_latte_factor\" >Lantas, bagaimana cara mengatasi latte factor?<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Definisi_latte_factor\"><\/span>Definisi latte factor<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4744\" src=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/beverage-break-breakfast-brown-414636-scaled.jpg\" alt=\"Latte factor\" width=\"500\" height=\"334\" srcset=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/beverage-break-breakfast-brown-414636-scaled.jpg 2560w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/beverage-break-breakfast-brown-414636-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/beverage-break-breakfast-brown-414636-640x427.jpg 640w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/beverage-break-breakfast-brown-414636-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/beverage-break-breakfast-brown-414636-1536x1025.jpg 1536w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/beverage-break-breakfast-brown-414636-2048x1366.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\">Latte Factor pertama kali dikenalkan oleh salah seorang pengusaha, motivator sekaligus penulis buku literasi keuangan dari Amerika bernama David Bach. Dalam salah satu bukunya yang berjudul <\/span><em style=\"font-size: 16px;\">\u201cThe Latte Factor: Why You Don\u2019t Have to Be Rich to Live Rich\u201d<\/em><span style=\"font-size: 16px;\">, Bach menjelaskan bahwa istilah ini didapat dari kebiasaan anak muda zaman sekarang yang sering melakukan aktivitas membeli kopi hampir setiap hari.<\/span><\/p>\n<p>Namun sebenarnya, istilah ini tak hanya diperuntukkan bagi mereka yang sering atau rutin mengonsumsi kopi. Lebih jauh, istilah latte factor sendiri sebenarnya berkaitan dengan pengeluaran-pengeluaran kecil yang sebenarnya bisa dihindari namun tetap dilakukan sehingga dapat menyebabkan kebocoran halus pada kondisi keuangan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_kebiasaan_yang_termasuk_kategori_latte_factor\"><\/span><strong><b>Contoh kebiasaan yang termasuk kategori latte factor<\/b><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4745\" src=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/working-group-people-woman-seat-window-913065-pxhere.com_.jpg\" alt=\"Latte Factor\" width=\"500\" height=\"334\" srcset=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/working-group-people-woman-seat-window-913065-pxhere.com_.jpg 1619w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/working-group-people-woman-seat-window-913065-pxhere.com_-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/working-group-people-woman-seat-window-913065-pxhere.com_-640x427.jpg 640w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/working-group-people-woman-seat-window-913065-pxhere.com_-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/working-group-people-woman-seat-window-913065-pxhere.com_-1536x1025.jpg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/p>\n<p>Dalam jangka waktu pendek, mungkin tidak akan terasa besarnya pengeluaran yang kamu keluarkan untuk membeli kopi atau pengeluaran kecil lain setiap harinya. Namun, bagaimana jika kamu mengakumulasikan semua pengeluaran kecil tersebut dalam seminggu, sebulan atau bahkan setahun?<\/p>\n<p>Coba jumlahkan berapa uang yang kamu habiskan dalam sebulan hanya untuk nongkrong sambil <em><i>ngopi<\/i><\/em>? Belum lagi, pengeluaran kecil lain seperti order makanan via ojek <em><i>online<\/i><\/em>, biaya parkir, biaya administrasi transfer beda bank, membeli barang yang kurang penting dengan dalih sedang promo atau diskon dan masih banyak lagi lainnya.<\/p>\n<p>Misalnya saja, setiap hari kamu harus membeli kopi seharga Rp 30 ribu. Bayangkan berapa total pengeluaranmu hanya untuk <em><i>ngopi-ngopi<\/i><\/em>\u00a0cantik dalam sebulan? Sekitar Rp 900 ribu hanya untuk membeli kopi dalam 1 bulan.<\/p>\n<p>Selain itu, order makanan via ojek <em><i>online <\/i><\/em>juga bisa menjadi salah satu pengeluaran yang sebenarnya bisa dihindari. Misalnya dengan kamu membawa bekal makanan ke kampus maupun ke kantor. Pengeluaran seperti ini jika dilakukan terlalu sering juga dapat menyebabkan keuanganmu bocor halus.<\/p>\n<p>Contoh lain jika kamu seorang perokok, coba hitung berapa kali kamu membeli sebungkus rokok dalam 1 bulan? Jika dalam sehari kamu menghabiskan 1 bungkus rokok seharga Rp 15-20 ribu, maka dalam sebulan kamu harus menyisihkan uang sekitar Rp 450-600 ribu. Jumlah yang cukup lumayan, bukan?<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dampak_latte_factor_bagi_kondisi_keuangan\"><\/span><strong><b>Dampak latte factor bagi kondisi keuangan<\/b><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4746\" src=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/tidak-punya-uang.jpg\" alt=\"No Money\" width=\"500\" height=\"332\" srcset=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/tidak-punya-uang.jpg 1920w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/tidak-punya-uang-300x199.jpg 300w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/tidak-punya-uang-640x425.jpg 640w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/tidak-punya-uang-768x510.jpg 768w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/tidak-punya-uang-1536x1020.jpg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/p>\n<p>Seperti yang telah disinggung sebelumnya, kebiasaan <em><i>latte factor<\/i><\/em>\u00a0yang dilakukan secara rutin akan menyebabkan kebocoran pada kondisi keuangan. Hal ini tak hanya akan menggerogoti uang dalam dompet atau rekeningnmu, namun juga dapat membuatmu menjadi generasi yang susah untuk menabung maupun berinvestasi.<\/p>\n<p>Padahal seperti yang kita tahu, menabung dan berinvestasi merupakan salah satu hal yang harus secara konsisten dilakukan untuk menyiapkan masa depan agar lebih tertata. Tanpa menabung dan berinvestasi, sama halnya kamu siap untuk menjalani masa depan tanpa perencanaan yang matang.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Lantas_bagaimana_cara_mengatasi_latte_factor\"><\/span><strong><b>Lantas, bagaimana cara mengatasi latte factor?<\/b><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4747\" src=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/mengelola-keuangan.jpg\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"331\" srcset=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/mengelola-keuangan.jpg 1024w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/mengelola-keuangan-300x199.jpg 300w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/mengelola-keuangan-640x424.jpg 640w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/mengelola-keuangan-768x509.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/p>\n<p>Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan melakukan evaluasi terhadap pengeluaranmu dalam sebulan terakhir. Dengan mengevaluasi pengeluaran tersebut, kamu akan jauh lebih mudah mengetahui pengeluaran apa saja yang sebenarnya tidak terlalu penting dan bisa dihindari.<\/p>\n<p>Misalnya saja, pengeluaran untuk <em><i>ngopi<\/i><\/em>, belanja <em><i>online<\/i><\/em>, mengoleksi barang tertentu seperti tas, jam tangan, baju, dll.<\/p>\n<p>Semua pengeluaran tersebut adalah pengeluaran yang bukan termasuk dalam kategori kebutuhan. Artinya, jika tidak kamu penuhi pun tidak akan mengganggu kehidupan atau produktivitasmu.<\/p>\n<p>Tidak harus diberhentikan saat itu juga, kamu bisa menguranginya secara bertahap. Misalnya, bulan kemarin kamu membeli kopi setiap hari. Nah, untuk bulan ini kamu bisa membeli kopi 2 hari sekali.<\/p>\n<p>Selain itu, kamu juga bisa mengurangi pengeluaran lain yang tidak penting. Misalnya, jika biasanya kamu membeli makanan lewat <em><i>delivery <\/i><\/em>ojek<em><i>\u00a0online<\/i><\/em>, maka kamu bisa membiasakan membawa bekal dari rumah. Selain lebih terjangkau, kehigienisan makanan pun juga lebih terjamin.<\/p>\n<p>Kebiasaan-kebiasaan kecil yang bisa dihindari, harus sesegera mungkin dipangkas agar kamu dapat menyisihkan sebagian uangmu untuk menabung atau berinvestasi lebih.<\/p>\n<p>Mengontrol pengeluaran hari ini tidak akan langsung membuatmu menjadi kaya raya mendadak. Hal ini hanya digunakan untuk memicu kebiasaan positif dalam kehidupanmu. Bahwa sebelum memutuskan untuk membeli sesuatu, ada baiknya kamu mempertimbangkannya terlebih dahulu.<\/p>\n<p>Apakah barang tersebut benar-benar diperlukan? Jika tidak, maka kamu bisa menunda pengeluarannya terlebih dahulu dan mengutamakan yang lebih kamu butuhkan.<\/p>\n<p><strong>Kesimpulan<\/strong><\/p>\n<p>Nah, setelah mengetahui tentang definisi latte factor di atas. Harapannya kini kamu mengetahui pengeluaran apa saja yang mulai dari sekarang harus dikurangi. Dengan demikian, kamu bisa menyisihkan uang untuk ditabung dan berinvestasi guna merencanakan masa depanmu agar lebih nyaman untuk dijalani.<\/p>\n<p>Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi kebiasaan latte factor ini adalah dengan cara mencatat setiap pengeluaran yang sudah kamu lakukan. Jika mencatat setiap transaksi dengan cara manual ini dianggap merepotkan, kamu bisa menggunakan aplikasi pencatatan keuangan yang bisa kamu download melalui ponselmu.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/akun.biz\">AKUN.biz<\/a> adalah salah satu <a href=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/pembukuan-toko-online-itu-penting\/\">aplikasi pencatatan keuangan<\/a> yang bisa kamu gunakan. Fiturnya yang praktis, membuat siapapun dapat dengan mudah menggunakannya. Selain itu, kamu tak perlu repot-repot lagi menghitung laporan setiap bulannya. Karena di <a href=\"http:\/\/akun.biz\/apps\">AKUN.biz<\/a> laporan keuanganmu tiap bulan atau tahun bisa diunduh dalam sekali klik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Istilah latte factor memang jarang terdengar di telinga orang awam. Padahal kalau menilik lebih dalam, peristiwa latte factor ini sering kali terjadi dan banyak ditemui, terutama pada generasi milenial. Lantas, apa sih sebenarnya latte factor itu sendiri? Pada artikel berikut ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai definisi, contoh hingga cara mengatasi latte factor itu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":4743,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[189,101,16,190,61],"class_list":["post-4742","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-keuangan","tag-latte-factor","tag-manajemen-keuangan","tag-mengelola-keuangan","tag-tips-finansial","tag-tips-keuangan"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Definisi Latte Factor, Contoh dan Cara Mengatasinya &#8212; Tips Bisnis<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Definisi latte factor adalah pengeluaran kecil yang terjadi secara terus menerus, namun ketika dijumlahkan akan didapat nominal besar.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Definisi Latte Factor, Contoh dan Cara Mengatasinya &#8212; Tips Bisnis\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Definisi latte factor adalah pengeluaran kecil yang terjadi secara terus menerus, namun ketika dijumlahkan akan didapat nominal besar.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Tips Bisnis\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/akunbiz\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-03-09T14:11:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/photo-of-latte-beside-laptop-2530193-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1706\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"AKUN.biz\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@AKUNbiz\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@AKUNbiz\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"AKUN.biz\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/definisi-latte-factor\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/definisi-latte-factor\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"AKUN.biz\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8b1c006636f97d1346e90ec2d604d654\"},\"headline\":\"Definisi Latte Factor, Contoh dan Cara Mengatasinya\",\"datePublished\":\"2020-03-09T14:11:13+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/definisi-latte-factor\\\/\"},\"wordCount\":823,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/definisi-latte-factor\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/03\\\/photo-of-latte-beside-laptop-2530193-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"latte factor\",\"manajemen keuangan\",\"mengelola keuangan\",\"tips finansial\",\"tips keuangan\"],\"articleSection\":[\"Keuangan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/definisi-latte-factor\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/definisi-latte-factor\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/definisi-latte-factor\\\/\",\"name\":\"Definisi Latte Factor, Contoh dan Cara Mengatasinya &#8212; Tips Bisnis\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/definisi-latte-factor\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/definisi-latte-factor\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/03\\\/photo-of-latte-beside-laptop-2530193-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2020-03-09T14:11:13+00:00\",\"description\":\"Definisi latte factor adalah pengeluaran kecil yang terjadi secara terus menerus, namun ketika dijumlahkan akan didapat nominal besar.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/definisi-latte-factor\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/definisi-latte-factor\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/definisi-latte-factor\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/03\\\/photo-of-latte-beside-laptop-2530193-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/03\\\/photo-of-latte-beside-laptop-2530193-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1706,\"caption\":\"definisi latte factor\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/definisi-latte-factor\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Definisi Latte Factor, Contoh dan Cara Mengatasinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/\",\"name\":\"Tips Bisnis\",\"description\":\"Tips Bisnis, Keuangan, Investasi dan Informasi Terkini Dunia Ekonomi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/#organization\",\"name\":\"AKUN.biz\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/12\\\/29541940_1320278298072681_1776084201421781898_n.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/12\\\/29541940_1320278298072681_1776084201421781898_n.jpg\",\"width\":552,\"height\":552,\"caption\":\"AKUN.biz\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/akunbiz\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/AKUNbiz\",\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/akunbiz\",\"https:\\\/\\\/www.pinterest.com\\\/AKUNbiz\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCdcB1UWupAxXq-YZya8QVPA\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8b1c006636f97d1346e90ec2d604d654\",\"name\":\"AKUN.biz\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ac96b244820e93194104dfb2eb06e007ac1d49960bdea3cfc982edd1edeab860?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ac96b244820e93194104dfb2eb06e007ac1d49960bdea3cfc982edd1edeab860?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ac96b244820e93194104dfb2eb06e007ac1d49960bdea3cfc982edd1edeab860?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"AKUN.biz\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/author\\\/yanuar\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Definisi Latte Factor, Contoh dan Cara Mengatasinya &#8212; Tips Bisnis","description":"Definisi latte factor adalah pengeluaran kecil yang terjadi secara terus menerus, namun ketika dijumlahkan akan didapat nominal besar.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Definisi Latte Factor, Contoh dan Cara Mengatasinya &#8212; Tips Bisnis","og_description":"Definisi latte factor adalah pengeluaran kecil yang terjadi secara terus menerus, namun ketika dijumlahkan akan didapat nominal besar.","og_url":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/","og_site_name":"Tips Bisnis","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/akunbiz\/","article_published_time":"2020-03-09T14:11:13+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1706,"url":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/photo-of-latte-beside-laptop-2530193-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"AKUN.biz","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@AKUNbiz","twitter_site":"@AKUNbiz","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"AKUN.biz","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/"},"author":{"name":"AKUN.biz","@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/#\/schema\/person\/8b1c006636f97d1346e90ec2d604d654"},"headline":"Definisi Latte Factor, Contoh dan Cara Mengatasinya","datePublished":"2020-03-09T14:11:13+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/"},"wordCount":823,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/photo-of-latte-beside-laptop-2530193-scaled.jpg","keywords":["latte factor","manajemen keuangan","mengelola keuangan","tips finansial","tips keuangan"],"articleSection":["Keuangan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/","url":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/","name":"Definisi Latte Factor, Contoh dan Cara Mengatasinya &#8212; Tips Bisnis","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/photo-of-latte-beside-laptop-2530193-scaled.jpg","datePublished":"2020-03-09T14:11:13+00:00","description":"Definisi latte factor adalah pengeluaran kecil yang terjadi secara terus menerus, namun ketika dijumlahkan akan didapat nominal besar.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/photo-of-latte-beside-laptop-2530193-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/photo-of-latte-beside-laptop-2530193-scaled.jpg","width":2560,"height":1706,"caption":"definisi latte factor"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/definisi-latte-factor\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Definisi Latte Factor, Contoh dan Cara Mengatasinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/#website","url":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/","name":"Tips Bisnis","description":"Tips Bisnis, Keuangan, Investasi dan Informasi Terkini Dunia Ekonomi","publisher":{"@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/#organization","name":"AKUN.biz","url":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/29541940_1320278298072681_1776084201421781898_n.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/29541940_1320278298072681_1776084201421781898_n.jpg","width":552,"height":552,"caption":"AKUN.biz"},"image":{"@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/akunbiz\/","https:\/\/x.com\/AKUNbiz","https:\/\/instagram.com\/akunbiz","https:\/\/www.pinterest.com\/AKUNbiz\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCdcB1UWupAxXq-YZya8QVPA"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/#\/schema\/person\/8b1c006636f97d1346e90ec2d604d654","name":"AKUN.biz","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ac96b244820e93194104dfb2eb06e007ac1d49960bdea3cfc982edd1edeab860?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ac96b244820e93194104dfb2eb06e007ac1d49960bdea3cfc982edd1edeab860?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ac96b244820e93194104dfb2eb06e007ac1d49960bdea3cfc982edd1edeab860?s=96&d=mm&r=g","caption":"AKUN.biz"},"url":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/author\/yanuar\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4742","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4742"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4742\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4751,"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4742\/revisions\/4751"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4743"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4742"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4742"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4742"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}