{"id":4753,"date":"2020-01-27T23:07:12","date_gmt":"2020-01-27T16:07:12","guid":{"rendered":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/?p=4753"},"modified":"2020-03-10T23:23:30","modified_gmt":"2020-03-10T16:23:30","slug":"perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/","title":{"rendered":"Perbedaan Aktiva dan Pasiva yang Perlu Kamu Ketahui"},"content":{"rendered":"<p>Pada perjalanan sebuah bisnis, manajemen keuangan menjadi salah satu yang terpenting dan wajib untuk dikelola dengan baik. Salah satunya yang paling krusial dak tak boleh dilewatkan adalah neraca.<\/p>\n<p>Dalam akuntansi, istilah neraca merujuk pada laporan keuangan perusahaan yang berisi mengenai informasi tentang jumlah aset, kewajiban perusahaan meliputi tanggungjawab pada karyawan yang dipekerjakan dan juga berisi tentang modal suatu perusahaan dalam jangka waktu tertentu.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/laporan-keuangan-perusahaan\/\">Laporan neraca<\/a> sendiri memiliki manfaat sebagai berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>Sebagai dasar pengambilan keputusan<\/li>\n<li>Sebagai alat untuk menganalisa kembali kondisi keuangan sebuah bisnis dari waktu ke waktu<\/li>\n<li>Sebagai alat untuk menunjukkan likuiditasnya sebuah usaha, dilihat dari kemampuan membayar kewajiba atau hutang jangka pendeknya.<\/li>\n<li>Sebagai alat untuk menganalisa tingkat solvabilitas sebuah perusahaan dalam memenuhi semua kewajibannya dengan aset lancar yang dimiliki.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Nah, berbicara soal neraca pasti tak akan jauh kaitannya dengan kata aktiva dan pasiva. Lantas, apa sih sebenarnya aktiva dan pasiva itu? Apa saja perbedaannya? Pada artikel berikut ini, kami akan menjelaskan sedikit banyak mengenai dua hal tersebut.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_79_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69dbcbf413c6b\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69dbcbf413c6b\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/#Definisi_serta_Perbedaan_Aktiva_dan_Pasiva\" >Definisi serta Perbedaan Aktiva dan Pasiva<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/#Jenis-jenis_Aktiva_dalam_Bisnis\" >Jenis-jenis Aktiva dalam Bisnis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/#Jenis-jenis_Pasiva\" >Jenis-jenis Pasiva<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Definisi_serta_Perbedaan_Aktiva_dan_Pasiva\"><\/span><strong><b>Definisi serta Perbedaan Aktiva dan Pasiva<\/b><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4757\" src=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/business-2700757_960_720.jpg\" alt=\"Perbedaan aktiva dan pasiva\" width=\"500\" height=\"315\" srcset=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/business-2700757_960_720.jpg 960w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/business-2700757_960_720-300x189.jpg 300w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/business-2700757_960_720-640x403.jpg 640w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/business-2700757_960_720-768x484.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/p>\n<p>Cara termudah untuk membedakan antara aktiva dan pasiva adalah melalui definisinya. Meskipun kedua istilah tersebut hampir mirip, nyatanya definisi keduanya sangatlah berbeda.<\/p>\n<p>Sederhananya, aktiva merupakan aset atau harta yang dimiliki oleh sebuah perusahaan. Sedangkan pasiva atau yang kerap juga disebut sebagai <em><i>liability<\/i><\/em>\u00a0ialah hutang atau kewajiban yang harus dibayarkan oleh perusahaan pada pihak ketiga. Hal ini bisa mencakup hutang jangka pendek maupun jangka panjang.<\/p>\n<p>Lebih jauh mengenai kedua hal tersebut, baik aktiva maupun pasiva memiliki beberapa jenisnya yang perlu kamu ketahui. Berikut beberapa di antaranya:<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-jenis_Aktiva_dalam_Bisnis\"><\/span><strong><b>Jenis-jenis Aktiva dalam Bisnis<\/b><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4758\" src=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/6757849129_54c4f1ab10_b.jpg\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"375\" srcset=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/6757849129_54c4f1ab10_b.jpg 1024w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/6757849129_54c4f1ab10_b-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/6757849129_54c4f1ab10_b-640x480.jpg 640w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/6757849129_54c4f1ab10_b-768x576.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/p>\n<ol>\n<li><b><\/b><strong><b>Aktiva Lancar (<\/b><\/strong><strong><em><b><i>Current Assets<\/i><\/b><\/em><\/strong><strong><b>)<\/b><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Aktiva lancar ialah jenis aktiva yang keberadaannya dapat digunakan atau dicairkan secara langsung dalam jangka waktu dekat (biasanya kurang dari 1 tahun). Contoh yang termasuk aktiva lancar meliputi: kas bisnis, piutang, surat berharga seperti saham, aset barang operasional hingga stok barang yang masih tersisa.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><b><\/b><strong><b>Aktiva Tetap (<\/b><\/strong><strong><em><b><i>Fixed Assets<\/i><\/b><\/em><\/strong><strong><b>)<\/b><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Jenis aktiva dalam bisnis selanjutnya adalah aktiva tetap atau <a href=\"https:\/\/www.investopedia.com\/terms\/f\/fixedasset.asp\"><em><i>fixed assets<\/i><\/em><\/a>. Aktiva tetap adalah sebuah kekayaan atau aset yang dimiliki oleh sebuah perusahaan dan biasanya memiliki usia pemakaian lebih dari 1 tahun dan juga tidak untuk diperjualbelikan.Contoh saja, barang atau alat-alat yang digunakan selama operasional perusahaan, gedung\/bangunan, tanah dan masih banyak lagi lainnya.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><b><\/b><strong><b>Aktiva Tak Berwujud (<strong><em><b><i>Intangible Assets<\/i><\/b><\/em><\/strong><\/b><\/strong><strong><b>)<\/b><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Kemudian ada juga istilah aktiva tak berwujud. Sesuai namanya, aktiva yang satu ini tidak memiliki bentuk fisik sehingga tidak dapat disentuh. Namun secara sah atau resmi dimiliki oleh sebuah perusahaan dan dapat memberikan keuntungan atau hak istimewa bagi perusahaan tersebut.<\/p>\n<p>Contoh dari aktiva tak berwujud ini adalah logo dan nama <em><i>brand<\/i><\/em>, hak paten, hak cipta, <em><i>franchise <\/i><\/em>dan lain sebagainya.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><b><\/b><strong><b>Aktiva Investasi (<strong><em><b><i>Investment Assets<\/i><\/b><\/em><\/strong><\/b><\/strong><strong><b>)<\/b><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Aktiva investasi ialah aset perusahaan yang diletakkan pada instrumen investasi guna mendapatkan keuntungan selain dari penjualan. Keuntungan yang didapat dari aset ini nantinya bisa digunakan untuk biaya operasional atau mengembangkan perusahaan menjadi lebih besar.<\/p>\n<p>Beberapa instrumen investasi yang biasa digunakan adalah saham, obligasi ataupun reksadana.<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><b><\/b><strong><b>Aktiva yang lain (<\/b><\/strong><strong><em><b><i>Other Assets<\/i><\/b><\/em><\/strong><strong><b>)<\/b><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Terakhir adalah aktiva lainnya atau <em><i>other assets<\/i><\/em>. Kategori ini berisi aktiva-aktiva yang tidak termasuk ke dalam 4 kategori aktiva sebelumnya.<\/p>\n<p>Beberapa contohnya ialah aset operasional yang rusak maupun aset yang sedang dalam masa pengurusan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-jenis_Pasiva\"><\/span><strong><b>Jenis-jenis Pasiva<\/b><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4759\" src=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/accounting-alone-analysis-analytics-black-business-1561501-pxhere.com_.jpg\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"346\" srcset=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/accounting-alone-analysis-analytics-black-business-1561501-pxhere.com_.jpg 1517w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/accounting-alone-analysis-analytics-black-business-1561501-pxhere.com_-300x208.jpg 300w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/accounting-alone-analysis-analytics-black-business-1561501-pxhere.com_-640x443.jpg 640w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/accounting-alone-analysis-analytics-black-business-1561501-pxhere.com_-768x532.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/p>\n<p>Nah, setelah membahas beberapa jenis aktiva di atas. Kini saatnya kita membahas ragam pasiva yang perlu kamu ketahui.<\/p>\n<p>Pada dasarnya, pasiva terdiri dari 2 macam berdasarkan jangka waktunya. Meliputi:<\/p>\n<p><strong><b>1. Pasiva jangka pendek (<\/b><\/strong><strong style=\"font-size: 16px;\"><em><b><i>Current Liabilities<\/i><\/b><\/em><\/strong><strong style=\"font-size: 16px;\"><b>)<\/b><\/strong><\/p>\n<p>Pasiva jangka pendek atau sering juga disebut dengan pasiva lancar, merupakan sebuah hutang atau kewajiban yang harus segera dilunasi\/dipenuhi dalam jangka waktu dekat. Biasanya dalam kurun waktu 1 tahun.<\/p>\n<p>Hal ini bisa mencakup hutang pada pihak bank, hutang dagang, hutang pajak dan masih banyak lagi lainnya.<\/p>\n<p><strong><b>2. Pasiva jangka panjang (<\/b><\/strong><strong style=\"font-size: 16px;\"><em><b><i>Long-term Liabilities<\/i><\/b><\/em><\/strong><strong style=\"font-size: 16px;\"><b>)<\/b><\/strong><\/p>\n<p>Berkebalikan dengan pasiva jangka pendek, pasiva yang satu ini berisi kewajiban atau hutang yang bisa dilunasi dalam jangka panjang (lebih dari 1 tahun).<\/p>\n<p>Salah satu contoh dari pasiva jangka panjang sendiri adalah hutang hipotik maupun hutang obligasi.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span><strong><b>Kesimpulan<\/b><\/strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4760\" src=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/accounting-aerial-application-bankbook-business-cc0-1452879-pxhere.com_.jpg\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"305\" srcset=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/accounting-aerial-application-bankbook-business-cc0-1452879-pxhere.com_.jpg 1772w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/accounting-aerial-application-bankbook-business-cc0-1452879-pxhere.com_-300x183.jpg 300w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/accounting-aerial-application-bankbook-business-cc0-1452879-pxhere.com_-640x390.jpg 640w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/accounting-aerial-application-bankbook-business-cc0-1452879-pxhere.com_-768x468.jpg 768w, https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/accounting-aerial-application-bankbook-business-cc0-1452879-pxhere.com_-1536x936.jpg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Selain modal, aktiva dan pasiva merupakan dua hal yang harus selalu diperhatikan. Perbedaan keduanya tentu sudah jelas dari definisinya yang sangat berkebalikan.<\/p>\n<p>Aktiva cenderung berbentuk sebuah aset yang dihasilkan atau dimiliki oleh sebuah perusahaan. Sedangkan pasiva ialah bagian dari pengeluaran sebuah perusahaan.<\/p>\n<p>Demikianlah artikel mengenai perbedaan aktiva dan pasiva yang harus kamu ketahui. Semoga dengan mengetahui hal tersebut, kamu bisa lebih mudah dalam membedakan kedua istilah yang hampir mirip ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada perjalanan sebuah bisnis, manajemen keuangan menjadi salah satu yang terpenting dan wajib untuk dikelola dengan baik. Salah satunya yang paling krusial dak tak boleh dilewatkan adalah neraca. Dalam akuntansi, istilah neraca merujuk pada laporan keuangan perusahaan yang berisi mengenai informasi tentang jumlah aset, kewajiban perusahaan meliputi tanggungjawab pada karyawan yang dipekerjakan dan juga berisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":4756,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[193,194,196,36,69,67,191,192,195,44],"class_list":["post-4753","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bisnis","tag-aktiva","tag-akuntansi","tag-akunting","tag-bisnis","tag-finansial","tag-keuangan","tag-neraca","tag-pasiva","tag-tips-akuntansi","tag-tips-bisnis"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Perbedaan Aktiva dan Pasiva yang Perlu Kamu Ketahui &#8212; Tips Bisnis<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sering kali dianggap sama, nyatanya aktiva dan pasiva sangatlaha berbeda. Berikut beberapa perbedaan aktiva dan pasiva yang perlu kamu ketahui.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan Aktiva dan Pasiva yang Perlu Kamu Ketahui &#8212; Tips Bisnis\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sering kali dianggap sama, nyatanya aktiva dan pasiva sangatlaha berbeda. Berikut beberapa perbedaan aktiva dan pasiva yang perlu kamu ketahui.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Tips Bisnis\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/akunbiz\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-01-27T16:07:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-03-10T16:23:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/4203873799_4f245de101_b.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1023\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"685\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"AKUN.biz\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@AKUNbiz\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@AKUNbiz\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"AKUN.biz\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"AKUN.biz\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8b1c006636f97d1346e90ec2d604d654\"},\"headline\":\"Perbedaan Aktiva dan Pasiva yang Perlu Kamu Ketahui\",\"datePublished\":\"2020-01-27T16:07:12+00:00\",\"dateModified\":\"2020-03-10T16:23:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\\\/\"},\"wordCount\":712,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/03\\\/4203873799_4f245de101_b.jpg\",\"keywords\":[\"aktiva\",\"akuntansi\",\"akunting\",\"bisnis\",\"finansial\",\"keuangan\",\"neraca\",\"pasiva\",\"tips akuntansi\",\"tips bisnis\"],\"articleSection\":[\"Bisnis\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\\\/\",\"name\":\"Perbedaan Aktiva dan Pasiva yang Perlu Kamu Ketahui &#8212; Tips Bisnis\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/03\\\/4203873799_4f245de101_b.jpg\",\"datePublished\":\"2020-01-27T16:07:12+00:00\",\"dateModified\":\"2020-03-10T16:23:30+00:00\",\"description\":\"Sering kali dianggap sama, nyatanya aktiva dan pasiva sangatlaha berbeda. Berikut beberapa perbedaan aktiva dan pasiva yang perlu kamu ketahui.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/03\\\/4203873799_4f245de101_b.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/03\\\/4203873799_4f245de101_b.jpg\",\"width\":1023,\"height\":685,\"caption\":\"Perbedaan aktiva dan pasiva\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perbedaan Aktiva dan Pasiva yang Perlu Kamu Ketahui\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/\",\"name\":\"Tips Bisnis\",\"description\":\"Tips Bisnis, Keuangan, Investasi dan Informasi Terkini Dunia Ekonomi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/#organization\",\"name\":\"AKUN.biz\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/12\\\/29541940_1320278298072681_1776084201421781898_n.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/12\\\/29541940_1320278298072681_1776084201421781898_n.jpg\",\"width\":552,\"height\":552,\"caption\":\"AKUN.biz\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/akunbiz\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/AKUNbiz\",\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/akunbiz\",\"https:\\\/\\\/www.pinterest.com\\\/AKUNbiz\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCdcB1UWupAxXq-YZya8QVPA\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8b1c006636f97d1346e90ec2d604d654\",\"name\":\"AKUN.biz\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ac96b244820e93194104dfb2eb06e007ac1d49960bdea3cfc982edd1edeab860?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ac96b244820e93194104dfb2eb06e007ac1d49960bdea3cfc982edd1edeab860?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ac96b244820e93194104dfb2eb06e007ac1d49960bdea3cfc982edd1edeab860?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"AKUN.biz\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.akun.biz\\\/tips-bisnis\\\/author\\\/yanuar\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan Aktiva dan Pasiva yang Perlu Kamu Ketahui &#8212; Tips Bisnis","description":"Sering kali dianggap sama, nyatanya aktiva dan pasiva sangatlaha berbeda. Berikut beberapa perbedaan aktiva dan pasiva yang perlu kamu ketahui.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Perbedaan Aktiva dan Pasiva yang Perlu Kamu Ketahui &#8212; Tips Bisnis","og_description":"Sering kali dianggap sama, nyatanya aktiva dan pasiva sangatlaha berbeda. Berikut beberapa perbedaan aktiva dan pasiva yang perlu kamu ketahui.","og_url":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/","og_site_name":"Tips Bisnis","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/akunbiz\/","article_published_time":"2020-01-27T16:07:12+00:00","article_modified_time":"2020-03-10T16:23:30+00:00","og_image":[{"width":1023,"height":685,"url":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/4203873799_4f245de101_b.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"AKUN.biz","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@AKUNbiz","twitter_site":"@AKUNbiz","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"AKUN.biz","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/"},"author":{"name":"AKUN.biz","@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/#\/schema\/person\/8b1c006636f97d1346e90ec2d604d654"},"headline":"Perbedaan Aktiva dan Pasiva yang Perlu Kamu Ketahui","datePublished":"2020-01-27T16:07:12+00:00","dateModified":"2020-03-10T16:23:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/"},"wordCount":712,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/4203873799_4f245de101_b.jpg","keywords":["aktiva","akuntansi","akunting","bisnis","finansial","keuangan","neraca","pasiva","tips akuntansi","tips bisnis"],"articleSection":["Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/","url":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/","name":"Perbedaan Aktiva dan Pasiva yang Perlu Kamu Ketahui &#8212; Tips Bisnis","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/4203873799_4f245de101_b.jpg","datePublished":"2020-01-27T16:07:12+00:00","dateModified":"2020-03-10T16:23:30+00:00","description":"Sering kali dianggap sama, nyatanya aktiva dan pasiva sangatlaha berbeda. Berikut beberapa perbedaan aktiva dan pasiva yang perlu kamu ketahui.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/4203873799_4f245de101_b.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/4203873799_4f245de101_b.jpg","width":1023,"height":685,"caption":"Perbedaan aktiva dan pasiva"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/perbedaan-aktiva-dan-pasiva-yang-perlu-kamu-ketahui\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbedaan Aktiva dan Pasiva yang Perlu Kamu Ketahui"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/#website","url":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/","name":"Tips Bisnis","description":"Tips Bisnis, Keuangan, Investasi dan Informasi Terkini Dunia Ekonomi","publisher":{"@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/#organization","name":"AKUN.biz","url":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/29541940_1320278298072681_1776084201421781898_n.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/29541940_1320278298072681_1776084201421781898_n.jpg","width":552,"height":552,"caption":"AKUN.biz"},"image":{"@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/akunbiz\/","https:\/\/x.com\/AKUNbiz","https:\/\/instagram.com\/akunbiz","https:\/\/www.pinterest.com\/AKUNbiz\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCdcB1UWupAxXq-YZya8QVPA"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/#\/schema\/person\/8b1c006636f97d1346e90ec2d604d654","name":"AKUN.biz","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ac96b244820e93194104dfb2eb06e007ac1d49960bdea3cfc982edd1edeab860?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ac96b244820e93194104dfb2eb06e007ac1d49960bdea3cfc982edd1edeab860?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ac96b244820e93194104dfb2eb06e007ac1d49960bdea3cfc982edd1edeab860?s=96&d=mm&r=g","caption":"AKUN.biz"},"url":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/author\/yanuar\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4753","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4753"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4753\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4763,"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4753\/revisions\/4763"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4756"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4753"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4753"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.akun.biz\/tips-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4753"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}